Senin, 19 April 2010

Gw orang gila yang Cerdas

Gw orang gila yang Cerdas


Tingkat kecerdasan seseorang itu berbeda – beda. Ada yang pinter. Ada juga yang kurang pinter. Alias goblok…
Tingkat kecerdasan otak gw masih belum bisa dibilang superior. Tapi gag bisa juga dibilang lower . Gila aja, Gw masih bisa penjumlahan ma pengurangan dink .
Tapi yang jelas. Faktor penentu utama kalian bisa di anggep pinter sama orang lain itu ada 3… Meskipun kalian sebenarnya gag pinter kayak gw sih…. 

Faktor 1: Milikilah kepala yang besar.
Sumpah!!! Anda gag salah baca kok. Bukan besar kepala. Tapi kepala besar.
Emang yang kita butuhin itu kepala yang besar. Coba liad aja orang – orang pintar di dunia. Bentuk kepala mereka banyak yang besar. Einstein, Punya kepala botak depan. Sehingga jika diliad dari depan kelihatan nunungnya yang gede .
Guru bahasa Inggris gw. Namanya camel… Uda kayak namanya itu. Kapalanya itu uda kayak kepundannya unta.. BOTAK SESER…. Satu lagi oreang pinter yang perlu kalian tahu. Yaitu Gw. Kalian lupa ya kalo gw punya nunung-nunung yang gede. Hahahaha
Untung Gw dulu seneng khayang. Jadi gini dech hasilnya. Disangka orang pinter.Wkwk
Tapi meskipun gw gag sepinter albert Einstein atau Guru bahasa Inggris gw itu. Gw uda berusaha kok buad belajar terus. Tiap hari gw uda rutin jedot – jedotin kepala gw ke tembok biar nunung gw gag kalah gede kayak mereka.@#$%
Masih gag percaya kalo orang pinter itu punya kepala yang gede . Buktiin sendiri aja.
Jedot-jedotin kepala kalian ke tembok atau benda – benda tajam lainnya.
Niscaya saya tidak bertanggung jawab atas hidup mati kalian… Semua sudah ada yang ngatur .*_*

Faktor 2: Bergaul lah dengan orang gila
Mungkin ini kedengaran agak gila dan sarap… Untuk bisa pinter, kita emang butuh cara – cara yang gila macam ini . Contohnya aja teman gw Dodi. Dy adalah salah satu anak tergoblok yang mendadak bisa dapetin gelar pinter yang pernah gw temuin .
Dulu emang Dodi terkenal dengan sebutan pelukis yang gatot. Alias gagal total .
Dari awal keluar dari perut nyokapnya, emang dy hoby banget ngelukis .
Saking senengnya ngelukis. Dy bercita – cita pengen jadi affandi kids… alias menjadi seperti affandi . Beda tipis sih? Lukisan Affandi itu kan naturalis. Kalo lukisannya itu ancuris!!. Beda tipis kan???. Dia hampir putus asa gara-gara lukisan nya bener – bener gag ada yang laku di pasaran . Uda banyak cara dia tempuh agar lukisaannya bisa laku dipasaran : Mulai dari les lukis yang guru leznya ampek nyerah -nyerah, konsul ma orang – orang seni yang malah dibilangin orang gila. Sampai pergi ke orang pintar dan di kasik sugesti supaya bunuh diri aja .
“saudara, bukannya saya menghendaki anda bunuh diri.. Tapi saya Cuma kasihan melihat anda. Anda tidak cocok berkerja di atas kertas.” Sugesti si mbah dukun
“Terus cocoknya apa mbah”Tanya dody penasaran .
“Emmmmhhh… sebentar ya kemarikan tangan mu….”minta si mbah dukun.
“brrrr… tol kontol jalaran soko jejek…. Tunjuk kan muka mu” Mengambil air mengumurnya lalu menyemburkannya ke muka dody. “brushhhh”
Bener-bener kayak ngusir setan tuh mbah.
Dan setelah prosesi pengusiran setan, upps maksud gw setelah prosesi peramalan berakhir . Si dukun pun memberikan hasil ramalannya pada Dody .
“Setelah mbah melihat dan meramal telapak tangan mu . Mbah bisa mengambil keputusan bahwaaaaa. Kamu habis makan jengkol”
“YEE. Ramalan masa depan mbah. Bukan masa lalu. Emang kemarin saya habis makan jengkol. Tapi gag sempet cuci tangan sampek sekarang.hehehe” jawab Dody goblok.
“huh pantes@#$. Mengenai masa depan kamu. Mbah gag tega ngomongnya… Kamu itu gag akan beruntung di segala bidang ...”
Muka dody yang semula bersemangat, sekarang jadi muram.
“Tapi….”
“tapi apa mbah” Si dody memotong pembicaraan.
“Tapi diem dulu donk. Mbah mau ngomong nech. .. Huh… Tapi kamu jangan terlalu kecewa. Masih ada 1 jenis pekerjaan yang cocok buad kamu…. Yaitu bekerja dengan tanah .”
mendengar ucapan mbah barusan. Dody kembali bersemangat .
“wah.. Jadi makelar tanah yam bah” Ujar dody bangga.
“Bukan.. maksud mbah tukang gali kubur….”

Sejak saat itu. Dody menjadi stress. Dan berhenti melakukan segala aktifitasnya. Kecuali makan ma boker tentunya.
Segala cara uda dia tempuh. Mulai dari guru, para ahli, sampai orang pinter.. Kurang satu yang belum dicoba. Yaitu konsul ma orang gila . Ini adalah jalan satu-satunya yang tersisa. Gag tau kenapa yang terlintas dipikiran warasnya adalah ketemu ma gw…
Horeee. Gw di anggap gila dink…

Pas ketemu ma gw, dy cerita panjang lebar tentang karir lukisnya dan ramalan orang – orang pintar itu . setelah mendengar semua cerita Dody .Gw ngasik dy solusi gila yang pernah terlintas di otaknya .
“Gue uda kehabisan ide buad ngelukis. Semua hasil lukisan gw gag ada yang laku.” Dody curhat ke gw.
“uda pernah ngelukis orang bugil?” Tanya gw lugu
“Apa!!!! Gila lho. Gw itu menganut alirannya affandi. Bisa malu gw sama Affandi kalau gw pindah aliran”dody gak terima .

“halah,sapa tuh Sufandi. Tukang jual cilok di depan itu . Ngapain kamu mikir gila kayak getow (padahal yang gila itu pikiran gw) . toh Sufandi gag akan ngasik loe makan ” sugesti Gw .
Mungkin gara-gara sedang kepepet dan gag ada jalan lain. Akhirnya dia setuju ma ide gila gw itu .
Tapi gara – gara gag ada yang mau jadi modelnya. Akhirnya gw sukarela dech buad jadi model bugilnya . Dan teteret-teteret. Ide gila itu berhasil dink… Gambar bugil gw laris…. Dibeli ma nenek yang uda rabun … dan akhirnya Dody pun terkenal dengan lukisannya yang menggunakan aliran Bugilisme…wkwkwkwk…
Terbuti kan kalo bergaul ma orang gila itu perlu . 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar